Tips Tetap Sehat, Segar, Bugar, Dan Fit Saat Berpuasa Bagi Usia Lanjut (Lansia)

Orang Lanjut Usia (Lansia) tetap bisa berpuasa selama asupan gizi tercukupi dan kesehatannya terkontrol. Berikut tips agar tetap sehat, segar, bugar, dan fit saat berpuasa:


TIDUR 6-8 JAM SETIAP HARI.

Manusia memerlukan istirahat antara 6-8 jam, tak terkecuali lansia. Bagi lansia, istirahat penting dilakukan untuk mengembalikan kondisi tubuh.

MINUM AIR PUTIH 3-6 GELAS SETIAP PAGI HARI.

Manusia mengeluarkan 1,5 liter cairan tubuh. Maka dari itu lansia harus minum minimal 3-6 gelas di pagi hari.

JALAN KAKI 15 MENIT SETIAP PAGI.

Ini diperlukan untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.

ONE DAY ONE APPLE (SATU HARI SATU APEL).

Apel merupakan salah satu antioksidan yang sangat baik. Manfaat yang dikandung apel, antara lain memperlancar pencernaan, membersihkan paru-paru, dan menurunkan kolesterol.

KONSUMSI MAKANAN YANG MENGANDUNG VITAMIN DAN MINERAL.

Karena sangat baik untuk menjaga kesehatan. Contoh makanannya seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, ikan, daging, susu dan produk susu, telur, hati, dan sebagainya.

KURANGI SANTAN, DAGING BERLEMAK, DAN MINYAK.

Ini berguna supaya kolesterol tidak meningkat. Ingat gunakan sedikit minyak untuk menumis dan kurangi makanan yang digoreng.

PERBANYAK MAKANAN BERSERAT, SEPERTI SAYURAN MENTAH.

Hal ini dilakukan agar pencernaan lancar dan tidak sembelit. Juga bisa mengurangi kadar gula darah lansia, khususnya penderita kencing manis dan menghindari komplikasi.

MINUM SUSU.

Ini penting guna memperkuat tulang, mencegah osteoporosis, dan mencegah tubuh bungkuk.

Berbuka Puasa Dengan Menu Bebek

Buat pembaca yang menjalankan puasa, kadang pasti suka bingung mau buka pakai apa? Biasanya kita mencari menu yang murah, namun seperti kita tahu bahwa jajan di luar harganya pasti lebih mahal. Tindakan alternatif yang bisa dilakukan adalah masak sendiri. Nah, kami mencoba memberi resep makanan yang sedang tren saat ini. Menunya berbahan dasar bebek. Seperti apa menunya, simak yang berikut ini.

BEBEK GORENG CABE IJO


Bahan-bahan :
• 500 gram daging bebek

Bumbu halus :
• 3 butir bawang merah
• 3 siung bawang putih
• 3 siung kunyit
• 2 sendok makan ketumbar
• 2 sendok makan gula merah
• Lada dan garam secukupnya

Bumbu tambahan :
• 2 cm lengkuas
• 1 batang serai
• 3 lembar daun salam
• 2 lembar daun jeruk
• 300 ml air matang
• 3 sendok air asam jawa
• Minyak goreng secukupnya

Bumbu untuk sambal hijau :
• 225 gram cabai hijau besar, tumbuk/ iris kasar
• 25 gram cabai rawit hijau, tumbuk/ iris kasar
• 5 butir bawang merah
• 5 butir bawang putih
• 2 tomat hijau iris kasar
• Garam, lada, gula secukupnya
• Minyak untuk menumis

Cara membuat :
1. Rebus daging bebek bersama bumbu halus, daun salam, lengkuas, daun jeruk, air asam jawa.
2. Masak hingga bumbu meresap dan daging jadi empuk.
3. Goreng bebek hingga berwarna cokelat keemasan.
4. Panaskan minyak di atas api sedang, lalu tumis cabai, bawang dan tomat sampai layu dan harum. Beri garam, lada, dan gula sesuai selera. Sambal hijau siap disajikan dengan bebek goreng.

Baca juga:

Tips Tetap Sehat, Segar, Bugar, Dan Fit Saat Berpuasa Bagi Usia Lanjut (Lansia)

Tips Cara Mengatasi Emosi Menghadapi Tingkah Laku Anak Di Bulan Suci

Buat para Orang Tua pasti merasa sulit mengelola emosi saat kelakuan anak yang tak bisa diatur. Nah apalagi ini bulan Ramadhan, waktu di mana kita menahan segala hawa nafsu. Namun si kecil sering bertingkah yang membuat para Orang Tua habis kesabaran.

Berikut kami sajikan Tips Sabar Menghadapi Anak :
1. SEWAKTU anak menangis kencang atau mengalami temper tantrum, pastikan Anda bisa mengontrol emosi. Kehilangan kontrol saat kita menangani anak yang sedang emosi bukan solusi terbaik. Hadapi anak dengan tenang tanpa tersulut emosi.

2. BERKATA “DIAM” atau “BERHENTI MENANGIS!” bukanlah cara yang efektif meredam emosi anak. Anda belum bisa mengharapkan anak berpikir rasional saat emosi sedang melingkupi, hal yang sama juga terjadi untuk kasus orang dewasa. Sebaliknya, coba berempati pada anak dengan turut bersedih, takut, dan frustasi sehingga anak bisa tahu bahwasanya Anda seperti posisi mereka saat itu.

3.DALAM hidup, anak pasti bakal mengalami perasaan suka cita yang beriringan dengan perasaan duka. Entah diejek temannya, dimarahi guru, atau apa pun. Pengalaman-pengalaman tadi tentunya bisa memicu munculnya emosi negatif, seperti rasa sedih, marah, atau takut. Saat anak mengalami hal seperti ini, dukung mereka dengan mengajak buah hati Anda bicara.

4. BERI pengertian kepada buah hati bahwa perasaan yang sedang mereka rasakan itu hanyalah bersifat sementara dan tidak menetap. Ajarkan pada mereka bahwasanya kita tak dapat memilih perasaan apa yang muncul pada diri kita, namun kita bisa memutuskan reaksi kita terhadap perasaan yang muncul tersebut.

 

Baca juga:

Berbuka Puasa Dengan Menu Bebek

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: